materi kewirausahaan – kepemimpinan

Kewirausahaan dan Kepemimpinan

diadaptasi dari: Stephen P. Robbin, Organisation Behaviour, 2003

Kepemimpinan (leadership) merupakan salah satu aspek penting yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan. Kepemiminan bagi seorang wirausahawan tidak hanya digunakan untuk memimpin pihak-pihak yang terlibat dalam merealisasikan usahanya, namun ia juga harus dapat memimpin dirinya sendiri sehingga mampu mecapai tujuan yang diinginkan.

Kepemimpinan (leadership) adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agar dapat mencapai tujuan organisasi/perusahaan. Kemampuan untuk mempengaruhi tersebut  dibentuk melalui sikap-sikap dan perilaku kepemimpinan.

Beberapa teori tentang kepemimpinan:

Trairts theory merupakan teori yang menganalisa sikap-sikap kepemimpinan yang berkaitan dengan aspek kepribadian, sosial, fisik, atau sikap-sikap intelektual yang membedakan seseorang yang menjadi pemimpin dan bukan pemimpin. Adapun sikap-sikap kepemimpinan tersebut meliputi:

  • Ambisi dan energi (ambition and energy)
  • Keinginan untuk memimpin (desire to lead)
  • Kejujuran dan integritas (honesty and integrity)
  • Percaya diri (self-confidence)
  • Pandai (intelligent)
  • Memiliki pengetahuan yang terkait dengan pekerjaan yang dipimpinnya (job-relevant knowledge)

Namun demikian, teori yang membahas mengenai sikap-sikap kepemimpinan tersebut memiliki keterbatasan, yang meliputi:

  • Tidak ada sikap yang universal untuk memprediksi kepemimpinan dalam segala situasi. Artinya, sikap-sikap kepemimpinan tersebut mungkin tidak sesuai diterapkan ada kondisi tertentu.
  • Sikap-sikap tersebut memprediksi perilaku kepemimpinan dalam situasi yang “lemah” atau stabil bukan situasi yang “kuat” atau dinamik.
  • Bukti hubungan sebab akibat antara kepemimpinan dan sikap seorang pemimpin belum jelas.
  • Sulit membedakan dan menilai apakah sikap kepemimpinan seseorang lebih baik atau lebih buruk dari yang lain karena pengaruh situasi dan kondisi berbeda.

Selain teori tentang trait leadership, untuk menganalisis perilaku kepemimpinan ada beberapa teori atau pemahaman lain, yaitu behavioral theory yaitu teori yang mengulas perilaku khusus yang membedakan seseorang  pemimpin dengan mereka yang bukan pemimpin.

Perbedaan mendasar antara trait theory dnegan behavioral theory adalah bahwa pada trait theory seorang pemimpin terlahir sebagai pemimpin, tidak  dapat dibentuk (leaders are born, not made). Sedangkan pada behavioral theory menyatakan bahwa sikap-sikap kepemimpinan dapat dipelajari (leadership traits can be taught).

Beberapa hasil studi mengenai kepemimpinan:

Studi di University Michigan, menyatakan bahwa ada dua jenis kepemimpinan yait:

  1. Employee-oriented leader: pemimpin yang menekankan pada hubungan interpersonal (hubungan antarmanusia); memiliki ketertarikan pada kebutuhab karyawan dan mampu menerima perbedaan di antara anggotanya
  2. Product-oriented leader: seseorang pemimpin yang menekankan pada aspek teknis dan tugas-tugas yang harus diselesaikan dalam pekerjaan.

Studi Skandinavia, menghasilkan pemahaman mengenai development-oriented leader yaitu pemimpin yang memiliki kemampuan untuk melakukan percobaan (eksperimen), mencari ide-ide baru, dan menciptakan derta melaksanakan perubahan (change).

Selain teori mengenai traits leadership dan behavioral leadership terdapat pula teori kepemimpinan yang bersifat situasional yang disebut dengan contingency theories: Fiedler’s Model. Teori ini menyatakan bahwa kelompok kerja yang efektif tergantung dari kesesuaian gaya kepemimpinan pemimpin dengan anak buahnya yang mempertimbangkan situasi atau keadaan yang dapat dikendalikan atau dipengaruhi oleh seorang pemimpin. Dengan kata lain, keberhasilan seseorang pemimpin ditentukan oleh bagaimana ia dapat memimpin kelompoknya dengan gaya yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang berbeda.

Menurut Model Fiedler, terdapat tiga hal yang mempengaruhi situasi seorang pemimpin, yaitu:

  1. Leader-member relations, yaitu tingkat kepercayaan diri (confidence), kepercayaan (trust), dan penghargaan (respect) dari bawahan kepada pemimpinannya.
  2. Position power, yaitu pengaruh yang dihasilkan oleh seseorang karena posisi struktural formal di dalam organisasi; meliputi kekuasaan seorang pemimpin untuk mempekerjakan dan memberhentikan karyawan (hire and fire), disiplin, mempromosikan karyawan, dan memberikan gaji.
  3. Task structure , yaitu tingkat pembagian kerja dan penyusunan prosedur kerja.

Implementasi dari pemahaman situasi ini adalah sebagai berikut:

  1. Jika hubungan antara pemimpin dan anggota (leader –member relations) baik, tugas didelegasikan dengan baik, dan kekuasaan struktural berjalan dengan baik, maka kinerja perusahaan akan membaik.
  2. Sebaliknya ada kondisi dimana anggota tim kerja (bawahan) tidak dapat menjalankan tugas dengan baik sehingga kinerja perusahaan menjadi buruk, maka seorang pemimpin harus dapat mengkombinasikan gaya kepemimpinan mana yang harus ditingkatkan. Jika kinerja tim dalam menyelesaikan pekerjaan kurang, maka aspek task structure harus ditingkatkan. Namun, jika motivasi kerja kurang, pemimpin dapat meningkatkan aspek leader-member relations. Demikian seterusnya, ketiga hal ini dapat digunakan untuk memimpin anggotan tim kerja agar dapat bersama-sama mencapai tujuan perusahaan.

Dalam menjalankan perusahaan, seorang pemimpin atau anggota tim kerja terkadang menemui tekanan-tekanan atau (stress).  Menghadapi hal ini, seorang pemimpin tetap dapat menerapkan teknik kepemimpinan yang akan membawa perusahaan sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Teori yang mendukung kondisi ini adalah cognitive resource theory, yaitu teori kepemimpinan yang menyatakan bahwa stress dapat mempengaruhi situasi sehingga keahlian dan pengalaman yang dimiliki seseorang akan mengurangi pengaruh stress yang terjadi.

Pernyataan ini didukung oleh penelitian yang menunjukkan bahwa:

  • Pemimpin yang memiliki keahlian yang tinggi, biasanya akan dapat memimpin perusahaan dengan baik walaupun menghadapi tingkat stress yang tinggi.
  • Pemimpin yang memiliki pengalaman yang tinggi akan mampu memimpin perusahaan dengan tingkat stress  yang tinggi.

Berkaitan dengan situasi dan kondisi tersebut, terdapat pula teori dari Hersey and Blanchard’s Situational Leadership yang memfokuskan pada kesiapan pengikut (anggota tim/anakbuah) dalam menghadapi situasi.

Teori lain yang berkaitan dengan hubungan antara sikap anak buah dan pemimpin adalah:

  • Path-Goal Theory yaitu teori yang menyataan bahwa pekerjaan seorang pemimpin adalah membantu anak buahnya untuk mencapai tujuan dan menyediakan arahan untuk mendukung dan menjamin tujuannya agar sejalan dengan tujuan kelompok atau perusahaan.
  • Leader-participation model, yaitu teori yang menyediakan seperangkat aturan untuk menentukan bentuk dan jumlah pengambilan keputusan yang dapat diambil bersama dalam situasi yang berbeda. Artinya, selan seorang pemimpin dapat mengambil keputusan secara independent, ada kalanya untuk situasi tertentu ia dapat melibatkan anggota timnya dalam proses pengambilan keputusan.

Refleksi

Ulaslah salah satu teori dalam kepemimpinan yang tersebut di atas. Dalam memberikan ulasan, anda diminta untuk mencari situasi dan kondisi tertentu dan gaya kepemimpinan bagaimana yang sesuai dengan situasi dan kondisi tersebut.

Agar mudah, silahkan anda mencari figur seorang pemimpin pada sebuah perusahaan dan berikan penilaian terhadap kepemimpinannya. Gaya kepemimpinannya sesuai dengan teori yang mana? Jelaskan ulasan saudara, tidak diperkenankan untuk mengulas pemimpin yang sama. Jawaban harap dikirim ke hpdiyah@yahoo.com.sg paling lambat tanggal 28 Januari 2010.

Terima kasih

hpdiyah

Satu Tanggapan to “materi kewirausahaan – kepemimpinan”

  1. Tuan WordPress Says:

    Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: